Contoh Jurnal Kesehatan Tentang Vitamin C – Artikel Karya Tulis Ilmiah Pdf Download

Diposting pada

Jurnal Kesehatan Tentang Vitamin C :

  1. Download Acceptability and Nutrient Content of Wet Noodles Fortified with Inorganic or Organic Iron and Provitamin A from Pumpkin (Cucurbita moschata)
  2. Download Senyawa Aktif Sayuran Cruciferae dan Perubahan Kadar Kolesterol serta Vitamin C pada Tikus Hiperkholesterolemia
  3. Download Pengaruh Kalsium dan Vitamin D3 Terhadap Stabilitas Tulang Alveolar – Studi pada Tikus Jantan Putih (Rattus Norvegicus)
  4. Pengaruh Pola Waktu Pemberian Pakan dengan Suplementasi Beberapa Level Vitamin C terhadap Performans Produksi dan Organ Fisiologis Ayam Broiler
  5. PENGARUH VITAMIN C TERHADAP C-REACTIVE PROTEIN SEBAGAI PETANDA INFLAMASI PADA GAGALGINJALKRONIK DENGAN HEMODIALISISREGULER
  6. PENGARUH VITAMIN C TERHADAP KADAR SERUM FERITIN PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DENGAN HEMODILISIS REGULER
  7. KADAR THIAMIN HIDROKLORIDA (VITAMIN B1) PADA NASI BERAS PUTIH DAN BERAS MERAH PADA BERBAGAI WAKTU PENYIMPANAN PADA ALAT MAGIC-COM
  8. PENGARUH SUHU DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP KANDUNGAN VITAMIN C PADA CABAI RAWIT PUTIH (Capsicum frustescens)
  9. PERBANDINGAN HASIL PENETAPAN KADAR VITAMIN C MANGGA DODOL DENGAN MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-Vis DAN IODOMETRI
  10. PERAN VITAMIN C TERHADAP PIGMENTASI KULIT
  11. DOWNLOAD SEMUA JURNAL

Jurnal Kesehatan Tentang Vitamin C – ABSTRACT

Jurnal Kesehatan Tentang Vitamin CHyperferitinemia pada pasien penyakit ginjal kronis dengan hemodyalisis biasa dapat disebabkan oleh transfusi berulang, suplementasi zat besi berlebih, dan juga ammasi. Peningkatan kadar feritin serum tidak tergantung pada kapasitas cadangan zat besi. Pasien hemodialisis tanpa suplementasi dapat menyebabkan beberapa defisiensi komponen antioksidan. Konsisten defisiensi vitamin C secara kualitatif dan kuantitatif juga dapat terjadi, sehingga pemberian 1 – 1,5 gram / minggu atau 300 mg vitamin C secara parenteral setiap sesi dialisis direkomendasikan untuk mengkompensasi defisiensi subklinis.


Penelitian ini menentukan apakah pemberian vitamin C (500 mg, dalam NaCl 0,9%, setiap sesi hemodialisis dalam 8 minggu) dapat menurunkan kadar feritin serum pada pasien penyakit ginjal kronis dengan hemodialisis biasa. Percobaan klinis acak, single blind dari 38 pasien penyakit ginjal kronis dengan hemodialisis biasa direkrut berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengacakan dalam kelompok dengan perlakuan dilakukan dengan pengacakan blok permutasi. M ean feritin serum sebelum dan sesudah perlakuan pada setiap kelompok dibandingkan dan dianalisis dengan uji U hitung M an-W. Tingkat kanyifikasi tanda (ά) dengan p kurang dari 0,05 (p <0,05).


Hasil median dan mean untuk penurunan serum feritin dalam kelompok dengan perlakuan 500 mg, vitamin C adalah 0,00 (-227.00 – 218.00) dan 77,85 ± 383,25. Hasil rata-rata median dan mean untuk penurunan kelompok kontrol feritin serum adalah 32,00 (-14.00 – 108.00) dan 65,85 ± 209,6. Pada analisis menunjukkan median serum feritin dalam kelompok dengan pengobatan vitamin C kurang dari 32 poin bergantung pada kelompok kontrol (p = 0,84), sehingga tidak ada perbedaan yang signifikan (p> 0,05) antara dua kelompok. Dari analisis Anova untuk jenis kelamin, ada pengaruh yang signifikan dalam penurunan kadar feritin serum (p <0,05).
Tidak ada penurunan kadar feritin serum setelah pemberian 500 mg vitamin C pada pasien penyakit ginjal kronis dengan hemodialisis biasa, dan hubungan seks berpengaruh signifikan dalam perubahan kadar feritin serum.Download

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *